Subscribe

RSS Feed (xml)



Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Thursday, January 14, 2010

Rindu dalam mimpi..






pada kalimah tertera rindu
biasan belati menusuk hati
lidah mengerang bibir membisu
pada satu arah menuju mati
darah membeku, nafas jadi satu
anehnya, nyawa masih dalam jasadi
adakah,rindu dalam mimpi?



-Kolej pendeta za'ba,UKM,Bangi
Thursday, jan 14,2010.

Saturday, January 9, 2010

Nikmat..



Segala yang dihasrat
tapi tak didapat
adalah nikmat
yang paling padat


-A.Samad Said










"maka nikmat Tuhan mu yang manakah yang kamu dustakan"
-surah Ar-Rahman ayat 13.

Friday, January 8, 2010

Jadikan aku bidadari..


Tuhan..

jadikan aku bidadari
semanis mentari pagi
selembut sutra wangi
semerbak bau kesturi
dalam rona cinta Ilahi
tersimpan rapi dalam mahligai firdausi

aku ingin jadi bidadari
bidadari dalam janji
janji dalam kalam Ilahi
aku ingin mematri mati

Dalam rona liku ruang nafsu
dalam rona liku hati duniawi
dalam rona liku hati penuh ragu
aku menjadi malu...
menatap lemahnya aku..

Namun
aku tetap ingin jadi bidadari
bidadari dunia
risikan syurga

Tolonglah aku Tuhan
aku kepingin jadi bidadari

seorang muslimah sejati..

Nasihat dari filem Perempuan Berkalung Sorban..




" Kalian semua adalah calon muslimah..

calon isteri untuk suami kalian tercinta..

dan calon ibu untuk anak-anak yang kalian sayangi..

syurga menurut janji ALLAH,

ada di telapak kaki kita

perempuan

tapi jangan lupa satu hal,

bahawa ALLAH juga memberikan manusia kebebasan..

mahu jadi apa pun kalian nanti,

pilihlah jalan ALLAH dengan rasa bebas dan hati yang ikhlas,

dengan begitu, insyaAllah kita akan hidup dengan tenang dan tanpa rasa benci.."



-perempuan berkalung sorban




Saturday, January 2, 2010

Tuhan..berikan aku sakti..

Tuhan..
berikan aku sakti
andaikan ku bisa
izinkan aku membuat dia
tersenyum kembali
izinkan aku membuat dia
bahagia lagi
izinkan aku membuat dia
ketawa lagi
izinkan aku mengusir
kesedihannya pergi
izinkan aku mengusir
derita yang dia alami





Ummi, maafkan saya kerana masih belum bisa membuat dirimu bahagia..
Ummi senyumlah lagi, aku ingin melihat engkau tersenyum lagi..




Tuesday, November 24, 2009

Kembali pada Tuhan..


Jika engkau belum mempunyai ilmu, hanyalah prasangka,
maka milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan.


Begitulah caranya!


Jika engkau hanya mampu merangkak,
maka merangkaklah kepadaNya!


Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk,
maka tetaplah persembahkan doamu
yang kering, munafik dan tanpa keyakinan;
kerana Tuhan, dengan rahmatNya
akan tetap menerima mata wang palsumu!


Jika engkau masih mempunyai
seratus keraguan mengenai Tuhan,
maka kurangilah menjadi sembilan puluh sembilan saja.


Begitulah caranya!


Wahai pejalan!
Biarpun telah seratus kali engkau ingkar janji,
ayuhlah datang, dan datanglah lagi!


Kerana Tuhan telah berfirman:
“Ketika engkau melambung ke angkasa
ataupun terpuruk ke dalam jurang,
ingatlah kepadaKu,
kerana Akulah jalan itu.”



~ Jalaluddin Rumi

Menangislah..


Menangislah!

Karena tangisan awan, taman pun tersenyum
Karena tangisan bayi, air susu pun mengalir

Pada suatu hari ketika bayi tahu cara, ia berkata
“Aku akan menangis agar perawat penyayang tiba”

Tidakkah kamu tahu bahwa Sang Perawat Agung
Tidak akan berikan susu jika kamu tidak meraung

Tuhan berfirman, “Menangislah sebanyak-banyaknya”
Dengarkan, anugrah Tuhan kan curahkan air susunya

Tangisan awan dan panas mentari
Adalah tiang dunia, rajutlah keduanya

Jika tak ada panas mentari dan tangisan awan
Mana mungkin bakal kembang semua badan

Mana mungkin musim silih berganti
Jika kemilau dan tangis ini berhenti

Mentari yang membakar dan awan yang menangis
Itulah yamg membuat dunia segar dan manis

Biarkan matahari kecerdasanmu terus-menerus terbakar
Biarkan matamu, seperti awan, kemilau karena airmata yang keluar

Menangislah seperti rengekan anak kecil, jangan makan rotimu
karena roti jasmanimu akan mengeringkan air ruhanimu

Ketika tubuhmu rimbun dengan dedaunan yang subur
Siang malam batang rohmu melepaskannya seperti musim gugur

Kerimbunan tubuhmu adalah kerontangan rohmu
Segeralah, jatuhkan tubuhmu, tumbuhkan rohmu!

Pinjami Tuhan, pinjamkan kerimbunan tubuhmu
Tukarkan dengan taman yang merkah dalam jiwamu

Berikan pinjaman, kurangi makanan badanmu
Biar tampaklah muka yang dulu tak terlihat matamu

Ketika badan mengeluarkan semua kotoran keji
Tuhan mengisinya dengan mutiara dan kesturi

Orang itu telah menukar kotoran dengan kesucian
Dari “Dia sucikan kamu” ia peroleh kenikmatan

-Jalaludin Rumi-

Ambil jiwaku..


Tuhan..

Ambil lah jiwaku..

Asakan rasaku

Pada rasa MU

Thursday, November 12, 2009

Ketika Ombak bersuara


Gumpalan putih berbuih berkecai
Menghempas rindu pada batu
Suara ombak menderu pantai
tiada pernah mengeluh beribu
memintal lembut pada bayu
mengalun merdu suara syahdu
suara dari seruling rindu
pada setia pepasir halus
pada jernih warna laut yang tulus
tak jemu pada asin yang mulus


................




-Kolej Pendeta Za'ba.UKM,Bangi
6.30 p.m.Nov.12.2009

Rumi~




Di rahim langit berjuta bulan
Khemah persembahyangan ini penuh bidadari
Hanya dari mata si buta mereka bersembunyi


Pernahkah kau lihat pecinta merasa jenuh dengan ghairah
Pernahkah kau lihat ikan menjadi jernih laut?
Pernahkan kau melihat arca terlepas dari pengukirnya?
Pernahkan kau lihat Vamiq meminta ampunan Adhra?

-Jalaludin Rumi